Manajemen Lemari Es

Manajemen Lemari Es
Manajemen Lemari Es
Sudah tentu selama PRT pulang ke kampung halaman (mudik) kita mengalami kerepotan seperti : memasak, mencuci, menjaga anak,, mebersihkan rumah,dll. Sebelum PRT mudik, sebaiknya siapkan jenis makanan yang bersifat awet, contohnya : rendang, ungkep ayam, gulai, pepes ikan,dll.

Mari seleksi isi lemari es Anda, agar persediaan “runsum” selama PRT tidak ada tetap terjaga. Sehingga Anda dapat lebih berhemat dan tidak perlu pergi ke restoran setiap saat .

Perhatikan cara meletakkan dan menyusun makanan pada lemari es. Jangan sampai makanan Anda membusuk dan kadaluarsa.

Berikut ini beberapa tips “Manajemen Lemari Es” yang telah kami team @AlkesAbadi rangkum, antara lain :
  1. Berikan label tanggal pembuatan pada kemasan makanan yang akan disimpan di lemari es dan letakkan sesuai jenisnya.
  2. Pisahkan penyimpanan daging, ikan, sayuran, buah, bumbu dapur dan sisa makanan. Posisikan makanan matang diatas makanan mentah, agar tidak terjadi kontaminasi silang
  3. Saat penyimpanan daging/ikan sebaiknya dikemas dalam wadah/plastik masing-masing. Jangan biarkan daging/ikan berada dalam suhu ruang lebih dari 2 jam, karena akan menjadi media yang nyaman bagi bakteri.
  4. Daging/ikan yang beku perlu dicairkan terlebih dahulu sebelum dimasak, agar mendapat panas yang merata dan matang dengan sempurna. Cairkan dengan cara di “thawing” yaitu membiarkan butiran es mencair. Jangan merendamnya dengan air, cukup memindahkan daging/ikan dari frezzer ke bagian lemari es semalam sebelum Anda gunakan.
  5. Produk bumbu dapat dimasukkan dalam wadah kecil dan diberi label sehingga rapi dan mudah dicari saat akan digunakan
  6. Cuci dan keringkan telur yang akan dimasukkan ke dalam lemari es, supaya terbebas dari kuman penyakit
  7. Periksa sayuran dan buah, buang bagian yang mulai layu atau akan membusuk dan cucilah sebelum disimpan ke dalam lemari es. Sayuran dan buah dapat disimpan di rak bagian bawah lemari es, untuk sayuran keras dapat dimasukkan di vegerator.
  8. Pertahankan suhu pendingin lemari es. Jangan terlalu sering membuka dan menutup lemari es untuk menghindari kerusakan makanan dan menghemat daya listrik
  9. Sisa makanan atau persediaan makanan matang dimasukkan ke dalam wadah tertutup, agar tidak terkontaminasi dan menimbulkan aroma tak sedap pada lemari es Anda
  10. Untuk menghindari rusaknya (berkurangnya kesegaran) makanan, maka sebaiknya simpan makanan ke dalam kemasan terpisah dengan ukuran satu kali penyajian.

Sudahkan isi lemari es Anda tertata dengan rapid an teratur? Pengisian lemari es sesuai dengan kapasitasnya dapat menghemat energi listrik lho…

Semoga tips seputar “Manajemen Lemari Es” dapat bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba
Photo: Manajemen Lemari Es

Sudah tentu selama PRT pulang ke kampung halaman (mudik) kita mengalami kerepotan seperti : memasak, mencuci, menjaga anak,, mebersihkan rumah,dll.  Sebelum PRT mudik, sebaiknya siapkan jenis makanan yang bersifat awet, contohnya : rendang, ungkep ayam, gulai, pepes ikan,dll. 

Mari seleksi isi lemari es Anda, agar persediaan “runsum” selama PRT tidak ada tetap terjaga. Sehingga Anda dapat lebih berhemat dan tidak perlu pergi ke restoran setiap saat ;). 

Perhatikan cara meletakkan dan menyusun makanan pada lemari es. Jangan sampai makanan Anda membusuk dan kadaluarsa.

Berikut ini beberapa tips “Manajemen Lemari Es” yang telah kami team @AlkesAbadi rangkum, antara lain :
1.	Berikan label tanggal pembuatan pada kemasan makanan yang akan disimpan di lemari es dan letakkan sesuai jenisnya.
2.	Pisahkan penyimpanan daging, ikan, sayuran, buah, bumbu dapur dan sisa makanan. Posisikan makanan matang diatas makanan mentah, agar tidak terjadi kontaminasi silang
3.	Saat penyimpanan daging/ikan sebaiknya dikemas dalam wadah/plastik masing-masing.  Jangan biarkan daging/ikan berada dalam suhu ruang lebih dari 2 jam, karena akan menjadi media yang nyaman bagi bakteri.
4.	Daging/ikan yang beku perlu dicairkan terlebih dahulu sebelum dimasak, agar mendapat panas yang merata dan matang dengan sempurna. Cairkan dengan cara di “thawing” yaitu membiarkan butiran es mencair. Jangan merendamnya dengan air, cukup memindahkan daging/ikan dari frezzer ke bagian lemari es semalam sebelum Anda gunakan.
5.	Produk bumbu dapat dimasukkan dalam wadah kecil dan diberi label sehingga rapi dan mudah dicari saat akan digunakan  
6.	Cuci dan keringkan telur yang akan dimasukkan ke dalam lemari es, supaya terbebas dari kuman penyakit
7.	Periksa sayuran dan buah, buang bagian yang mulai layu atau akan membusuk dan cucilah sebelum disimpan ke dalam lemari es. Sayuran dan buah dapat disimpan di rak bagian bawah lemari es, untuk sayuran keras dapat dimasukkan di vegerator.
8.	Pertahankan suhu pendingin lemari es. Jangan terlalu sering membuka dan menutup lemari es untuk menghindari kerusakan makanan dan menghemat daya listrik
9.	Sisa makanan atau persediaan makanan matang dimasukkan ke dalam wadah tertutup, agar tidak terkontaminasi dan menimbulkan aroma tak sedap pada lemari es Anda
10.	Untuk menghindari  rusaknya (berkurangnya kesegaran) makanan, maka sebaiknya simpan makanan ke dalam kemasan terpisah dengan ukuran satu kali penyajian.

Sudahkan isi lemari es Anda tertata dengan rapid an teratur? Pengisian lemari es sesuai dengan kapasitasnya dapat menghemat energi listrik lho…

Semoga tips seputar “Manajemen Lemari Es” dapat bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba ;)

 

Tentang Kami

adalah toko online dari AbadiNusa Usaha Semesta sebagai distributor alkes atau alat-alat kesehatan, yang telah berdiri sejak tahun 1980. Dan mulai memproduksi sendiri alat-alat kesehatan sejak tahun 1994. Kini hadir untuk melayani pembelian alkes dari berbagai wilyah di Indonesia, dimanapun anda berada!

Latest Tweets

Follow us on twitter

Facebook